Sabtu, 05 Maret 2011

Tata Tertib Kampus

A. Jelaskan tentang tata tertib kehidupan di Kampus yang berlaku umum untuk semua civitas academica ! Apakah aturan tata tertib memang diperlukan di lingkungan kampus? Jelaskan alasannya!

Jawab: Tata tertib kehidupan dikampus dibuat agar dapat mewujudkan budaya dan iklim kampus yang kondusif melalui penciptaan kedisiplinan belajar. Disiplin sebenarnya bukan hanya sekedar aturan yang harus ditaati untuk merubah perilaku siswa di kampus dan bukan sekedar sarana yang digunakan untuk mencapai tujuan, tetapi lebih dari itu untuk membentuk mental disiplin kepada siswa. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menciptakan kondisi kampus yang dapat membuat semua personil kampus untuk taat dan patuh secara sadar untuk mengikuti tata tertib yang ada di kampus tersebut.


B. Jelaskan perilaku/sikap/ tindakan yang sebaiknya tidak dilakukan oleh mahasiswa di kampus! Berikan minimal 10 contoh nyata yang saudara amati dan solusi yang saudara tawarkan!

Jawab:

a. Merokok di dalam koridor kampus

Solusi: Petugas Satpam atau Office Boy lebih sering keliling untuk mengawasi dan memperingati mahasiswa yang sedang merokok di dalam koridor kampus.

b. Membuang sampah sembarangan

Solusi: Pihak kampus harus lebih menggalakkan program menjaga kebersihan ini, contohnya dengan menempel display-display jagalah kebersihan dan buang sampah pada tempatnya. Serta menambah tempat sampah pada tiap sudut-sudut kampus yang sering didatangi mahasiswa.

c. Menitip Absen

Solusi: Para dosen mengabsen ulang ketika pelajaran sudah selesai

d. Bermain kartu

Solusi: Petugas Satpam lebih sering keliling untuk mengawasi dan memperingati mahasiswa yang sedang merokok di dalam koridor kampus. Jika sudah terlalu sering tertangkap satpam, sebaiknya mahasiswa tersebut diberikan hukuman.

e. Sering membolos

Solusi: Sebenarnya banyak alas an mengapa mahasiswa bias membolos kuliah, tapi salah satu alasan tersebut adalah dosen pengajar mengajar tidak membuat mahasiswa nyaman, sehingga mahasiswa tersebut menjadi malas untuk mengikuti mata kuliah dosen tersebut. Jadi seharusnya dosen mengajar dengan cara yang menarik dan tidak monoton.

f. Merusak Fasilitas kampus

Solusi: Diberikan sanksi apabila mahasiswa tertangkap tangan sedang merusak fasilitas kampus

g. Mengkonsumsi minuman keras di kampus

Solusi: Diberikan sanksi apabila mahasiswa tertangkap tangan sedang merusak fasilitas kampus

h. Tindakan Premanisme

Solusi: Diberikan sanksi apabila mahasiswa tertangkap tangan sedang merusak fasilitas kampus

i. Tindakan Senioritas

Solusi: Diberikan sanksi apabila mahasiswa tertangkap tangan sedang merusak fasilitas kampus

j. Mencoret ruangan kelas

Solusi: Diberikan sanksi apabila mahasiswa tertangkap tangan sedang merusak fasilitas kampus


C. Jelaskan perilaku/sikap/ tindakan yang seharusnya dilakukan oleh mahasiswa di kampus! Berikan minimal 10 contoh!

Jawab:

a. Membuang sampah pada tempatnya

b. Tidak menitip absen

c. Merokok pada tempat yang diperbolehkan untuk merokok

d. Tidak membuat kegaduhan di dalam kelas maupun di koridor

e. Tidak memakai narkoba di dalam kampus

f. Menghilangkan sikap Premanisme

g. Menghilangkan Senioritas

h. Menjaga kebersihan toilet

i. Tidak merusak fasilitas kampus

j. Menjaga keamanan dan ketertiban di kampus


D. Isilah checklist berikut dengan jujur!, jawablah dengan Ya atau tidak

NO

PERTANYAAN

YA

TIDAK

1

Saya selalu berpakaian yang pantas/ sesuai dan rapi setiap kali ke kampus

2

Saya selalu mengenakan sepatu setiap kali pergi ke kampus

3

Saya selalu datang tepat waktu ke ruangan kuliah

4

Saya merasa bersalah bila datang terlambat di kelas

5

Saya kadang-kadang ngobrol dengan teman pada saat dosen mengajar

6

Saya selalu membuat catatan kuliah

7

Saya menyapa dosen yang mengajar di kelas saya

8

Saya mengenal semua dosen yang mengajar saya

9

Saya membuang sampah selalu pada tempatnya

10

Saya mengingatkan teman yang membuang sampah sembarangan

11

Saya mengatur kembali bangku di kelas setelah kuliah selesai

12

Saya tidak merokok di dalam gedung/ ruangan

13

Saya di kampus pernah ditegur orang lain karena sikap/perilaku saya yang tidak patut

14

Saya pernah menegur mahasiswa lain yang melakukan tindakan tidak pantas di kampus

15

Saya tidak peduli dengan apa yang dilakukan oleh mahsiswa lain di kampus,

sepenuhnya adalah tanggungjawab mereka

16

Saya percaya pada kemampuan sendiri

17

Saya pernah nyontek pada saat ujian

18

Saya pernah melakukan plagiat terhadap karya orang lain

19

Saya memberikan kontribusi untuk perbaikan suasana akademik di lingkungan kampus

20

Saya lebih senang bekerja sendiri daripada kerja kelompok

Sabtu, 19 Februari 2011

Etika Profesi

1. Jelaskan alasan perlunya etika profesi dalam bidang keteknikan ! Apa yang akan terjadi bilamana profesi keteknikan tanpa etika?
Jawab: Etika profesi tidak hanya diperlukan di dalam bidang keteknikan, melainkan diperlukan untuk semua bidang karena etika menjadi atribut pembeda yang membedakan manusia dengan mahluk hidup yang lain. Manusia dikatakan sebagai mahluk yang memiliki derajat yang tinggi di dunia ini, salah satunya karena adanya etika. Maksud dari etika tersebut melihat baik buruknya terhadap perbuatan manusia itu sendiri. Dalam bekerja di bidang keteknikan tentu diperlukannya etika profesi, untuk melihat hasil kerja dari seorang pekerja dalam menyelesaikan pekerjaannya. Sebuah hasil kerja yang baik di ukur dari ketekunan pekerja dalam bekerja dan rasa tanggunga jawab dalam pekerjaannya, maka tentulah perlunya etika profesi dalam bidang keteknikan. Bila profesi dilakukan tanpa adanya etika tentu saja akan menimbulkan pelanggaran-pelanggaran yang bertolak belakang dengan etika-etika yang ada dalam profesi tersebut.

2. Beri contoh minimal tiga kasus pelanggaran etika profesi yang pernah terjadi di bidang profesi keteknikan ! Apa dampak yang ditimbulkan?
Jawab: Contoh kasus-kasus yang terjadi sehubungan dengan pelanggaran etika profesi yang terjadi di dalam bidang keteknikan adalah:
A. Penanganan efek radiasi
Dalam fisika, radiasi mendeskripsikan setiap proses di mana energi bergerak melalui media atau melalui ruang, dan akhirnya diserap oleh benda lain. Orang awam sering menghubungkan kata radiasi ionisasi (misalnya, sebagaimana terjadi pada senjata nuklir, reaktor nuklir, dan zat radioaktif), tetapi juga dapat merujuk kepada radiasi elektromagnetik (yaitu, gelombang radio, cahaya inframerah, cahaya tampak, sinar ultra violet, dan X-ray), radiasi akustik, atau untuk proses lain yang lebih jelas. Apa yang membuat radiasi adalah bahwa energi memancarkan (yaitu, bergerak ke luar dalam garis lurus ke segala arah) dari suatu sumber. geometri ini secara alami mengarah pada sistem pengukuran dan unit fisik yang sama berlaku untuk semua jenis radiasi. Beberapa radiasi dapat berbahaya. Radiasi dapat diartikan sebagai energi yang dipancarkan dalam bentuk partikel atau gelombang. Ditinjau dari massanya, radiasi dapat dibagi menjadi radiasi elektromagnetik dan radiasi partikel. Radiasi elektromagnetik adalah radiasi yang tidak memiliki massa. Radiasi ini terdiri dari gelombang radio, gelombang mikro, inframerah, cahaya tampak, sinar-X, sinar gamma dan sinar kosmik. Radiasi partikel adalah radiasi berupa partikel yang memiliki massa, misalnya partikel beta, alfa dan neutron.
Jika ditinjau dari “muatan listrik”nya, radiasi dapat dibagi menjadi radiasi pengion dan radiasi non-pengion. Radiasi pengion adalah radiasi yang apabila menumbuk atau menabrak sesuatu, akan muncul partikel bermuatan listrik yang disebut ion. Peristiwa terjadinya ion ini disebut ionisasi. Ion ini kemudian akan menimbulkan efek atau pengaruh pada bahan, termasuk benda hidup. Radiasi pengion disebut juga radiasi atom atau radiasi nuklir. Termasuk ke dalam radiasi pengion adalah sinar-X, sinar gamma, sinar kosmik, serta partikel beta, alfa dan neutron. Partikel beta, alfa dan neutron dapat menimbulkan ionisasi secara langsung. Meskipun tidak memiliki massa dan muatan listrik, sinar-X, sinar gamma dan sinar kosmik juga termasuk ke dalam radiasi pengion karena dapat menimbulkan ionisasi secara tidak langsung. Radiasi non-pengion adalah radiasi yang tidak dapat menimbulkan ionisasi. Termasuk ke dalam radiasi non-pengion adalah gelombang radio, gelombang mikro, inframerah, cahaya tampak dan ultraviolet.
Contoh Efek Negatif
1. Radiasi Gamma dengan dosis 2 Sv (200 rem) yang diberikan pada seluruh tubuh dalam waktu 30 menit akan menyebabkan pusing dan muntah-muntah pada beberapa persen manusia yang terkena dosis tersebut, dan kemungkinan satu persen akan meninggal dalam waktu satu atau dua bulan kemudian. Untuk dosis yang sama tetapi diberikan dalam rentang waktu satu bulan atau lebih, efek sindroma radiasi akut tersebut tidak terjadi.
2. dosis radiasi akut sebesar 3,5 – 4 Sv (350 – 400 rem) yang diberikan seluruh tubuh akan menyebabkan kematian sekitar 50% dari mereka yang mendapat radiasi dalam waktu 30 hari kemudian. Sebaliknya, dosis yang sama yang diberikan secara merata dalam waktu satu tahun tidak menimbulkan akibat yang sama.

B. Sebuah perusahaan pengembang di Sleman membuat kesepakatan dengan sebuahperusahaan kontraktor untuk membangun sebuah perumahan. Sesuai dengan kesepakatanpihak pengembang memberikan spesifikasi bangunan kepada kontraktor. Namun dalampelaksanaannya, perusahaan kontraktor melakukan penurunan kualitas spesifikasibangunan tanpa sepengetahuan perusahaan pengembang. Selang beberapa bulan kondisibangunan sudah mengalami kerusakan serius. Dalam kasus ini pihak perusahaankontraktor dapat dikatakan telah melanggar prinsip kejujuran karena tidak memenuhispesifikasi bangunan yang telah disepakati bersama dengan perusahaan pengembang. Dampak yang terjadi adalah adanya rasa tidak percaya dari pihak perusahaan terhadap pihak pengembang dan akan berakibat juga terhadap nama baik pihak pengembang.
C. TEKNOLOGI
Perkembangan teknologi yaitu salah satunya adalah hand phone. Hand Phone menjadi salah satu sarana yang digunakan untuk mempermudah terjadinya komunikasi. Tetapi handphone juga memiliki dampak negatif, yaitu:
1. Melalui Hand Phone aksi pornografi semakin merajai benak kaum remaja.
2. Radiasi HP berakibat buruk terhadap tubuh manusia
3. Mengganggu Perkembangan Anak : Dengan canggihnya fitur-fitur yang tersedia di hand phone (HP) seperti : kamera, permainan (games)


3. Dalam sebuah laboratorium riset dengan 50 orang peneliti telah terjadi kebocoran yang menyebabkan terinfeksinya para pekerja oleh bakteri mematikan. Dalam waktu singkat telah jatuh 10 korban jiwa. Untuk menghambat penyebaran bakteri yang belum ditemukan obat penangkalnya, dilakukan isolasi terhadap fasilitas tersebut. Namun demikian, potensi ancaman kematian masih menghantui 100 ribu penduduk kota tersebut. Satu-satunya cara untuk menghentikan penyebaran penyakit tersebut adalah dengan membumihanguskan instalasi riset tersebut dengan bom, yang akan meluluhlantakkan fasilitas tersebut termasuk para peneliti di dalamnya. Jelaskan bagaimana cara menyelesaikan dilemma moral tersebut menurut faham:
a.Kantianisme
Kantianisme adalah paham dimana setiap kita mengambil keputusan, kita harus membayang kan bagaimana bila kita adalah pihak yang dirugikan.
Cara menyelesaikan dilemma moral menurut faham kantianisme adalah menyetujui cara untuk menghentikan penyebaran penyakit tersebut yaitu dengan membumihanguskan instalasi riset tersebut dengan bom, yang akan meluluhlantakkan fasilitas dan meminta para peneliti keluar dari laboratorium riset tersebut dengan melakukan pertolongan untuk para peneliti tersebut dan menyediakan sebuah tempat untuk 50 orang peneliti tersebut yang jauh dari jangkauan penduduk sekitar, agar tidak ada pihak yang dirugikan baik kita maupun orang lain.

b.Utilitarianisme
A.PENGERTIAN
Utilitarianisme adalah paham atau aliran dalam filsafat moral yang menenkankan prinsip manfaat atau kegunaan (the principle of utility) sebagai prinsip moral yang paling dasariah. Etika utilitarianisme menganggap bahwa sesuatu itu dapat dijadikan sebagai norma moral kalau sesuatu itu berguna. Kegunaan atau manfaat suatu tindakan menjadi ukuran normatif.

B.CIRI-CIRIUTILITARIANISME
1. Kritis.
Utilitarianime berpandangan bahwa kita tidak bisa begitu saja menerima norma moral yang ada. Utilitarianisme mempertanyakan norma itu. Sebagai contoh, seks sebelum nikah. Bagi penganut utilitarianisme, seks sebelum nikah itu belum tentu buruk. Harus dianalisis dulu apakah kegunaan seks pra nikah itu. Apakah akibat baik yang ditimbulkan seks pra nikah itu lebih besar daripada akibat buruknya. Kalau akibat baiknya lebih besar maka seks pra nikah itu bukan saja tidak dapat dilarang tetapi wajib dilakukan. Kalau akibat buruk seks pra nikah itu lebih besar maka seks pra nikah itu wajib dilarang.
2. Rasional.
Utilitarianisme tidak menerima saja norma moral yang ada. Ia mempertanyakan dan ini mengandaikan peran rasio. Utilitarianisme ini bersifat rasional karena ia mempertanyakan suatu tindkan apakah berguna atau tidak. Dalam kasus seks pra nikah tadi, utilitarianisme mempertanyakan sebab-sebab seks pra nikah dilarang.
3. Teleologis.
Utilitarianisme itu bersifat teleologis karena suatu tindakan itu dipandang baik dari tujuannya. Artinya suatu tindakan itu mempunyai tujuan dalam dirinya sehingga dapat dipandang baik.
4. Universalis.
Semboyan yang terkenal dari utilitarianisme adalah sesuatu itu dianggap baik kalau dia memberi kegunaaan yang besar bagi banyak orang. Hal ini sering dipakai dalam bidang politik dan negara. Contoh, di kota A akan dibangun jalan tol karena itu beberapa rumah akan kena gusur. Dengan alasan demi kepentingan yang lebih besar dan kepentingan orang banyak, pemerintah akan meminta mereka yang rumahnya kena gusur agar pindah. Tindakan menggusur ini dianggap benar karena penggusuran itu dilakukan demi kepentingan yang lebih besar dibandingka kepentingan mereka yang rumahnya digusur.

C.DUA MACAM TEORI UTILITARIANISME
a. Utilitarianisme Tindakan.
Suatu tindakan itu dianggap baik kalau tindakan itu membawa akibat yang menguntungkan.
b. Utilitarianisme Peraturan.
Teori ini merupakan perbaikan dari utilitarianisme tindakan. Sesuatu itu dipandang baik kalau ia berguna dan tidak melanggar peraturan yang ada.

D. TANGGAPAN KRITIS
Kesulitan Menentukan Nilai Suatu Akibat. Mengikuti etika normatif utilitarianisme kita tentu tidak mudah menetukan mana akibat lebih baik (lebih berguna) dari beberapa tindakan. Dalam kehidupan kita kita seringkali berhadapan dengan berbagai pilihan. Contoh, pergi ke sekolah, mengunjungi anggota keluarga yang sakit, makan mie pangsit. Kita sulit menetukan mana lebih baik pergi ke sekolah atau mengunjungi keluarga yang sakit. Makan mie pangsit tentu membuat kita merasa kenyang apalagi bagi orang yang suka mie pangsit, tindakan makan mie pangsit tentu sangat berguna karena memberi kepuasan. Pergi ke sekolah akan membuat kita bisa pintar. Sekarang bagaimana mentukan akibat yang lebih baik dari tindakan tersebut? Inilah kelemahan pertama etika normatif utilitarianisme ini. Bertentangan dengan Prinsip Keadilan Kelemahan kedua dari teori utilitarianisme ini adalah teori ini bertentangan dengan prinsip keadilan. Sebagai contoh, karena pembangunan jalan tol, pemerintah dengan mudah mengusir keluarga Sukribo. Alasan yang diberikan adalah membangun jalan tol lebih berguna daripada membiarkan rumah Pak Sukribo tidak dibongkar. Alasan ini tampaknya masuk akal. Akan tetapi alasan ini bertentangan dengan keadilan. Adalah tidak boleh mengorbankan manusia demi kepentingan manusia lain. Dengan prinsip utilitarianisme pemerintah gampang saja mengadakan penggusuran dengan alasan demi kepentingan umum. Di sini kemanusiaan orang yang digusur dikorbankan. Hal inilah yang bertentangan dengan prinsip keadilan yakni mengorbankan manusia.

Selasa, 16 November 2010

Steel Profile

STEEL PROFILE


Jelaskan kegunaan alat / mesin ini: Baja profil adalah baja yang dibentuk dengan cara dilebur dan dicetak sesuai bentuk yang diinginkan. Gambar diatas adalah Steel Profile yang digunakan sebagai pengganti rangka atap dalam pembuatan suatu bangunan. Baja profil mempunya keunggulan lebih kuat dibandingkan rangka atap lainnya serta mempunyai berat yang lebih ringan dibanding rangka atap lainnya.

Jelaskan proses pembuatan: Tahap pertama adalah bijih besi (iron ore) dan kokas (coke) dicampur dan dipanaskan hingga menghasilkan sinter. Lalu sinter dan batu kapur (limestone) dicampur dan dimasukan ke blast furnace dan dipanaskan pada suhu tinggi sampai menghasilkan besi cair. Besi cair diatas lalu dicampur dengan besi dan baja bekas dan dilelehkan di dalam electric Arc Furnace (EAF). Bahan – bahan non-logam yang tidak diinginkan ditekan kandungannya dengan menambahkan bahan – bahan khusus. Reaksi kimia antara bahan khusus tersebut dengan unsur non-logam, mengakibatkan keduanya melekat dan terangkat ke permukaan yang akhirnya dibuang dinamakan mill scale. Setelah itu, besi cair dicampur dengan deoxidant untuk mengendalikan gas – gas yang terlarut. Lalu dari furnace dituang ke ladle, untuk selanjutnya dituang kecetakan – cetakan produk setengah jadi (slab, bloom, beam blank, dll).

Material apa saja yang digunakan dalam alat / mesin ini: materi yang digunakan dalam pembuatan steel profile ini adalah bijih besi, kokas, batu kapur.

Hitunglah biaya-biaya apa saja yang dikeluarkan dalam proses pembuatan ini: Jika diteliti dari awal, biaya yang dikeluarkan adalah biaya untuk menambang bijih besi, peleburan bijih besi dan mencampur dengan material lain. Terakhir adalah biaya operasional pencetakan bijih besi yang berbentuk cair untuk dicetak menjadi baja profil. Biaya-biaya tersebut termasuk kedalam biaya produksi.

Jadi menurut Anda berapa harga alat atau mesin ini, per pieces atau per satuan tertentu : harga satuan untuk baja profil sesuai dengan harga yang beredar di pasaran adalah Rp 150.000,- per mm2

Apakah Anda yakin kalau nanti diproduksi akan dapat memberikan keuntungan: Apabila diproduksi nanti tentu saja akan memberikan keuntungan yang melimpah mengingat saat ini pembangunan sedang banyak dilakukan di berbagai daerah, baik pembangunan gedung bertingkat, rumah, dan lain-lain. Dan baja profil akan dipilih karena kekuatannya dan ringan sehingga banyak kontraktor yang lebih memilih baja profil dibanding material lain

Rabu, 17 Maret 2010

GLOBALISASI

GLOBALISASI

Menurut asal katanya, kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.
Di sisi lain, ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa, sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Dari sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuknya yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab, globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia, bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985.
Gerakan pro-globalisasi
Pendukung globalisasi (sering juga disebut dengan pro-globalisasi) menganggap bahwa globalisasi dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi masyarakat dunia. Mereka berpijak pada teori keunggulan komparatif yang dicetuskan oleh David Ricardo. Teori ini menyatakan bahwa suatu negara dengan negara lain saling bergantung dan dapat saling menguntungkan satu sama lainnya, dan salah satu bentuknya adalah ketergantungan dalam bidang ekonomi. Kedua negara dapat melakukan transaksi pertukaran sesuai dengan keunggulan komparatif yang dimilikinya. Misalnya, Jepang memiliki keunggulan komparatif pada produk kamera digital (mampu mencetak lebih efesien dan bermutu tinggi) sementara Indonesia memiliki keunggulan komparatif pada produk kainnya. Dengan teori ini, Jepang dianjurkan untuk menghentikan produksi kainnya dan mengalihkan faktor-faktor produksinya untuk memaksimalkan produksi kamera digital, lalu menutupi kekurangan penawaran kain dengan membelinya dari Indonesia, begitu juga sebaliknya.

Gerakan antiglobalisasi
Antiglobalisasi adalah suatu istilah yang umum digunakan untuk memaparkan sikap politis orang-orang dan kelompok yang menentang perjanjian dagang global dan lembaga-lembaga yang mengatur perdagangan antar negara seperti Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). "Antiglobalisasi" dianggap oleh sebagian orang sebagai gerakan sosial, sementara yang lainnya menganggapnya sebagai istilah umum yang mencakup sejumlah gerakan sosial yang berbeda-beda. Apapun juga maksudnya, para peserta dipersatukan dalam perlawanan terhadap ekonomi dan sistem perdagangan global saat ini, yang menurut mereka mengikis lingkungan hidup, hak-hak buruh, kedaulatan nasional, dunia ketiga, dan banyak lagi penyebab-penyebab lainnya.Namun, orang-orang yang dicap "antiglobalisasi" sering menolak istilah itu, dan mereka lebih suka menyebut diri mereka sebagai Gerakan Keadilan Global, Gerakan dari Semua Gerakan atau sejumlah istilah lainnya. [sunting] Globalisasi Perekonomian

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | SharePoint Demo